Bersama pemerintah, pasangan Rois Am KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin membangun suasana menjadi mitra strategis kritis sambil mendukung jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
NU diniatkan hadir membela kepentingan masyarakat bawah dan menjadi garda keadilan atas kebijakan publik.
Masalah ketimpangan antara besar dalam kuantitas, sebaran demografis tak berbanding lurus dengan kekuatan ekonomi yang dimiliki Nahdiyin menjadi pe’er besar era Gus Kikin.
Harapan tentu besar. Gus Kikin memiliki banyak penopang. Secara akademik lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), pebisnis sukses dengan perusahaan bonafit termasuk PT. Energi Mineral Langgeng juga BBS TV.
Sebuah indikator manajerial yang akuntabel mengurus ekosistem ekonomi santri dalam BUMNU, aset wakaf, perbankan, optimalisasi platform digital untuk pedagang, petani dan nelayan NU.
Umat menahan napas teriring harapan cerah masa depan NU minimal di masa bakti 2026-2031.
Selamat bertugas KH. Miftachul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz. Lancar, berkah, bismillah…












