Refleksi Sumpah Pemuda Ke Ke 93 : Pemuda Libatkan Diri Dalam Urusan Negara dan Kebangsaan

  • Share

Jatim1 Opini — Satu keprihatinan saya dalam beberapa Tahun ini keterlibatan Pemuda dalam Perayaan Sumpah Pemuda tidak merdeka, terkesan sepihak saja dari Pemerintah.

Dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia yang begitu malu malu merayakan sumpah pemuda, karena simbol Organisasi Nasional yang mewakili Pemuda Indonesia bernama KNPI atau Komite Nasional Pemuda Indonesia dalam kondisi berdinamika.

Seluruh Stakholder yang bergabung di KNPI dalam siatuasi dinamika dalam berbagai versi sesungguhnya manusia manusia organisatoris yang sangat rasional dan bisa diajak terlibat semua dalam perayaan sumpah pemuda tanggal 28 oktober 2021 yang sangat sakral bagi pemuda Indonesia, sikap pasif pemerintah terhadap organisasi kepemudaan ini tentu menjadi satu keadaan bahwa, pemuda hanya parsial dilibatkan dalam urusan negara atau kaderisasi pemuda yang serius untuk utusan kepemimpinan Indonesia kedepan, karena melalui Organisasi KNPI ini banyak tercipta kader kader pemimpin Indonesia dalam semua tingkatan sampai saat ini di seluruh Indonesia.

Selaku Sekretaris Jenderal DPP KNPI saya menyampaikan kepada seluruh Pimpinan Organisasi Kepemudaan di Indonesia, atau simbol keterwakilan Pemuda Indonesia, bila Pemerintah melalui Menpora tidak melibatkan pemuda melalui KNPI atau hanya melibatkan segelintir perwakilan Organisasi Pemuda maka ini cukup di jadikan catatan saja bukan untuk pemuda melemah.

Karena bila Pemuda tidak dilibatkan untuk urusan kebangsaan maka melalui semangat sumpah pemuda ke 93 dan melalui DPP KNPI serta pengurus KNPI se Indonesia dalam berbagai tingkatan dan versi maka pemudalah yang melibatkan diri dalam urusan berbangsa dan bernegara.

Pemuda tidak perlu menunggu terus saja berbuat, melibatkan diri dalam berbagai urusan yang bisa membantu negara dan Pemerintah saat ini.

Banyak hal yang bisa dilakukan pemuda, melalui KNPI berbagai program pengkaderan tetap di jalankan, kepedulian sosial bagi masyarakat Indonesia tetap di laksanakan dengan berbagai programnya.

Dan hubungan diplomasi pemuda Indonesia dengan jaringan Internasional juga terus dijalankan dalam rangka menggemakan eksistensi Pemuda Indonesia di kancah Internasional.

Jiwa patriotik yang sempat menggelora di tahun 1928 dimana pemuda Indonesia di seluruh nusantara berkumpul dalam menyatukan pemuda Indonesia untuk melawan ganasnya penjajahan dan mengawali pondasi kemsrdekaan Indonesia.

Pemuda saat itu tidak ada pamrih dalam berjuang untuk negaranya, sehingga semangat juang pemuda saat ini harus kembali seperti saat sumpah pemuda 1928, tanpa pamrih pemuda Indonesia melalui KNPI terus berbuat untuk bangsa dan negara Indonesia, apalagi pada kondisi saat ini, Indonesia mengalami pandemi dengan berbagai dampak dan problematikanya, bangkit pemuda Indonesia, berbuat terus untuk Indonesia dan kelak waktu yang akan menilai perjuangan dan pengabdian Pemuda Indonesia saat ini.

Selamat hari sumpah pemuda ke 93, jayalah pemuda Indonesia dan Maju negaranya.

Dr. Ilyas Indra, SH.MH.MM

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *