Keluarga juga meminta agar permohonan peninjauan dan penundaan proses lelang dipertimbangkan selama keberatan mereka diperiksa melalui mekanisme yang tersedia.
“Kami tidak bermaksud menghindari kewajiban kredit. Kami ingin memperoleh kejelasan mengenai pembayaran yang telah dilakukan, dasar ketentuan yang disampaikan petugas bank, dan isi perjanjian kredit yang selama ini belum berhasil kami peroleh. Kami berharap ada penjelasan yang transparan sebelum proses ini berdampak lebih jauh terhadap rumah keluarga,” demikian inti keberatan keluarga.
Keluarga berharap manajemen BRI di tingkat yang berwenang dapat meninjau persoalan ini dan memberikan kesempatan penyelesaian yang sesuai dengan dokumen serta ketentuan hukum yang berlaku.
Pihak BRI Manukan perlu dimintai konfirmasi mengenai persoalan tersebut, termasuk tanggapan atas keberatan keluarga, dasar pelaksanaan lelang, dan mekanisme yang dapat ditempuh debitur untuk memperoleh salinan perjanjian kredit.
Pemberitaan ini diharapkan membuka ruang klarifikasi antara para pihak dan mendorong penyelesaian yang transparan, tanpa mendahului penilaian hukum atas tindakan pihak mana pun.
