Jatim1.com – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Pemuda Anti Narkoba Nasional (DPN GPANN) resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Sabtu (1/8). Momentum tersebut sekaligus menjadi peluncuran enam Program Unggulan DPN GPANN sebagai bentuk komitmen memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menuju Indonesia Bersih dari Narkoba (Bersinar) dan Indonesia Emas 2045.
Pelantikan dihadiri oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A.; Direktur Hukum Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol. Dr. Riki Yanuarfi, S.H., M.Si.; Pejabat Badan Intelijen Negara (BIN) Dr. Wawan Hari Purwanto, S.H., M.H.; Ketua Dewan Pembina DPN GPANN Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M.; Ketua Umum DPP KNPI Sa’ad Budiman Lubis, S.Pd.I., M.M.; serta jajaran pengurus DPN GPANN dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu agenda utama dalam pelantikan tersebut adalah peluncuran Program Satgas Anti Narkoba Nasional yang akan dibentuk secara berjenjang mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Satgas ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memperkuat edukasi, pencegahan, deteksi dini, serta pemberdayaan masyarakat dalam upaya P4GN.
Peluncuran program tersebut mendapat dukungan dari BNN yang ditandai dengan penandatanganan sertifikat launching program oleh Brigjen Pol. Dr. Riki Yanuarfi bersama Pejabat BIN Dr. Wawan Hari Purwanto, Ketua Dewan Pembina DPN GPANN Prof. Dr. Ilyas Indra, Ketua Umum DPN GPANN Hasan Amirin Damar Jati, serta Ketua Umum DPP KNPI Sa’ad Budiman Lubis. Penandatanganan itu menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, dan masyarakat hingga ke tingkat desa dalam pelaksanaan P4GN.












