Jangan Hanya Menjadi Penonton
Perkembangan teknologi telah memberikan peluang yang luar biasa bagi generasi muda.
Hari ini seorang anak muda dari sebuah kota kecil dapat membuat karya yang dilihat jutaan orang. Seorang pelajar dapat belajar dari berbagai sumber di seluruh dunia. Seorang mahasiswa dapat membangun bisnis melalui teknologi digital.
Namun, ada tantangan yang harus kita jawab bersama.
Jangan sampai teknologi yang seharusnya menjadi alat untuk berkembang justru membuat generasi muda hanya menjadi penonton.
Kita terlalu mudah menghabiskan waktu untuk melihat karya orang lain, tetapi lupa membuat karya sendiri.
Menurut saya, sudah waktunya kita mengubah budaya scrolling menjadi creating.
Dari pengguna menjadi pencipta.
Dari penonton menjadi pelaku.
Dari pengikut menjadi orang yang mampu memberikan pengaruh positif.
Pendidikan dan Karakter Adalah Modal Utama
Saya juga meyakini bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya dengan mengandalkan sumber daya alam.
Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang unggul.
Karena itu pendidikan harus menjadi perhatian utama. Anak muda harus memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan perkembangan zaman.
Tetapi pendidikan juga tidak boleh hanya berbicara tentang kecerdasan akademik.
Kita membutuhkan generasi yang memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian dan keberanian mengambil keputusan.
Bangsa yang besar membutuhkan manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter.
