Plt Kepala Bapelidbangda Lamongan, Sujarwo, menjelaskan, “Megkarnaval kedua setelah pandemi ini bertujuan untuk membangkitkan nasionalisme, melestarikan budaya, serta menyemarakkan event festival Lamongan.”
Karnaval ini melibatkan peserta dari pelajar SMP, SMA, dan Dinas Pendidikan Lamongan yang menyusuri beberapa jalan di Kota Lamongan sebagai rute karnaval. Mereka tidak hanya memamerkan kostum dan elemen budaya Nusantara, tetapi juga menghadirkan koreografi tarian-tarian Nusantara di sepanjang jalan yang mereka lewati. Salah satu kelompok peserta dari SMAN 2 Lamongan bahkan mengusung tema IKN (Investasi Kawasan Nusantara) dalam karnaval mereka.