Pada seri-seri ponsel flagship sebelumnya, Samsung memilih menggunakan chip Snapdragon di Amerika Serikat, China, dan Jepang karena chip modem Snapdragon lebih mumpuni di jaringan 4G negara-negara tersebut.
Contohnya saja Snapdragon 855 yang dipakai di Galaxy S10 untuk pasar AS, China, dan Jepang. Sementara Galaxy S10 yang dipasarkan di negara lain menggunakan Exynos 9820. Langkah yang berbeda pernah diterapkan oleh Samsung pada 2015 saat mereka merilis Galaxy S6.
Saat itu mereka menggantikan Snapdragon 810 di ponsel yang akan dipasarkan di AS, China, dan Jepang dengan Exynos 7420 karena chip tersebut menghasilkan panas yang berlebih. Namun setelahnya Samsung kembali ke skema sebelumnya. (Red.Wil)












