Bagi kami, ini bukan sekadar persoalan ketidakhadiran. Ini menyangkut bagaimana mandat masyarakat dipahami dan dijalankan.
Kami juga menolak secara tegas jawaban yang diberikan oleh perwakilan DPRD Jawa Timur yang hadir. Sebab jawaban tersebut belum memberikan keyakinan bahwa ada komitmen serius dan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan serta ketimpangan yang ada di Madura.
Kami ingin mengingatkan kembali:
Masyarakat Madura telah memberikan mandat.
Mandat itu bukan sekadar suara di dalam kotak pemilihan. Mandat itu adalah harapan. Mandat itu adalah kepercayaan. Mandat itu adalah titipan masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan.
