Melalui forum ini, BEM Nusantara Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal legislasi yang menjunjung demokrasi digital, menolak militerisasi ruang siber, dan memperkuat literasi kritis mahasiswa terhadap kebijakan publik yang berpotensi membatasi kebebasan sipil. Acara ditutup dengan refleksi bersama, sesi foto, dan ramah tamah antarmahasiswa. Para peserta menyatakan tekad untuk terus bergerak di berbagai kota dalam menyuarakan Demokrasi Siber, demi memastikan kebijakan publik tetap berlandaskan prinsip kebebasan, keterbukaan, dan keadilan sosial.
Home
Berita
Otoritarianisme di Depan Mata, BEMNUS Jatim Panaskan Isu RUU KKS: Tolak Militerisasi Ruang Siber!
Otoritarianisme di Depan Mata, BEMNUS Jatim Panaskan Isu RUU KKS: Tolak Militerisasi Ruang Siber!
Recommendation for You

Lebih lanjut, Eka Wandoro menyampaikan bahwa unsur fitnah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)…

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk komunikasi dan penyampaian pandangan terkait sinergi masyarakat desa, tanpa keterlibatan…

Sebagai kader Golkar yang berpegang pada ketentuan AD/ART, SOKSI menyatakan akan terus bergerak memperjuangkan hak-haknya…

Jatim1.com – Pertumbuhan ekonomi sering dipahami sebagai jalan menuju kesejahteraan masyarakat. Namun narasi tersebut tidak…

Karena Jawa Timur bukan hanya tentang angka pertumbuhan, tetapi tentang manusia yang menggantungkan hidup pada…







