“Insya Allah tahun depan, kami akan duduk bersama untuk membahas program-program pengembangan wisata Ranupani, sehingga akan dilakukan sinergi program Pemkab Lumajang dengan Bank Indonesia,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, turut dihadiri pula oleh Kepala BI Jatim Difi Ahmad Johansyah yang menuturkan bahwa pihaknya akan membantu pula pengembangan potensi wisata di Jawa Timur, salah satunya yang terdapat di Lumajang.
“Potensi wisata alam di Lumajang sangat layak untuk dikembangkan, serta dinilai mampu menarik perhatian para investor. Kalau ingin investor masuk, harus disiapkan karpet merah dan karpet hijau, sehingga butuh persiapan agar investor masuk, serta harus ada brand image yang kuat,” ujarnya.












