Kisah perjuangan Suparmin dan istrinya, Sariyem, layak menjadi inspirasi. Pasangan dari Kabupaten Sragen ini berhasil berangkat ke Tanah Suci setelah berjuang keras

Kisah perjuangan Suparmin dan istrinya, Sariyem, layak menjadi inspirasi. Pasangan dari Kabupaten Sragen ini berhasil berangkat ke Tanah Suci setelah berjuang keras.

Jatim1.com-Menurut laman kemenag.go.id, Suparmin dan Sariyem merupakan jemaah haji dari Kabupaten Sragen. Mereka telah menabung sejak muda untuk bisa pergi haji tahun ini.

Pada awalnya, Suparmin bekerja sebagai tukang tebang tebu selama lima tahun, namun penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk beli gaplek (makanan dari ketela) saja sulit,” kata Suparmin di Embarkasi Solo pada Rabu (5/6).

Baca Juga :  Tinjauan Pelaksanaan Ibadah Haji 2024: Pemulangan Jamaah dan Tantangan Kesehatan

Meskipun hidupnya sulit, Suparmin tidak pernah menyerah dan memutuskan untuk menjadi tukang ojek. Dengan pekerjaan barunya, penghasilannya mulai meningkat sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah ketiga anaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *