Ayam Panggang Bu Setu, Sajian Nikmat Khas Magetan dengan Dua Variasi

  • Share
Salah satu sajian nikmat dari Magetan, ayam panggang Bu Setu Gandu
Salah satu sajian nikmat dari Magetan, ayam panggang Bu Setu Gandu

Jatim1.com – Magetan – Ayam panggang Bu Setu sejak lama menjadi salah satu kuliner nikmat dari Magetan. Jika ingin berkunjung, anda cukup datang ke Desa Gandu, Kecamatan Karangrejo, Magetan.

Ayam panggang Bu Setu ini disajikan dengan dua varian bumbu khas, yakni pedas dan gurih. Jika dilihat dari penampilan, dua varian bumbu ini terlihat mencolok.

Untuk sajian ayam panggang pedas, bumbu yang digunakan adalah bumbu cabai merah rujak. Sedangkan sajian ayam panggang gurih, bumbu yang digunakan adalah bumbu bawang.

Ayam panggang Bu Setu ini punya tekstur yang lembut, sebab ayam yang digunakan adalah ayam kampung yang masih muda. Uniknya, ayam ini masih dipanggang di atas tungku pembakaran kayu. Ditambah lagi, kayu yang digunakan adalah kayu jati.

“Ayamnya dari pasar sekitar. Kalau lebaran, kami datangkan ayam dari luar daerah,” ujar Yatini, anak dari Bu Setu.

Yatini menjelaskan bahwa warung ayam panggang ini seringkali dikunjungi oleh pembeli dari berbagai kota maupun instansi. “Satu ekor utuh seharga Rp 80.000,” imbuhnya.

Proses pemanggangan yang terbilang masih tradisional, menjadi ciri khas tersendiri dari warung ayam ini. Proses pemanggangan dilakukan dua kali, jadi tekstur ayam empuk dan bumbu-bumbunya lebih meresap.

“Ini tidak pakai minyak, mulai motong, manggang di tungku pakai kayu dan bumbu juga tidak pakai minyak. Non kolesterol,” ungkap Yatini.

Untuk pembeli yang datang ke warung ini beragam, seperti ada yang dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Kalimantan. Bagi yang membawa ayam panggang ini ke rumah, Yatini memberikan tips agar dihangatkan atau dikukus saja.

“Kalau ingin dihangatkan, cukup dikukus. Kalau dipanggang atau digoreng rasanya akan berubah. Tapi kalau dikukus, rasanya tidak berubah,” terang Yatini.

Lebih lanjut, Yatini menjelaskan bahwa ayam ini bisa tahan selama dua hari. “Tapi kalau lebih dua hari harus dimasukkan kulkas,” jelasnya. (J1AA12)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *